Pelantikan Presiden Baruku
Nama : Izzuddin Naufal Hakim
Kelas : X A/IPA
11.05 WIB: Sidang MPR pelantikan
presiden dan wakil presiden 2014-2019 sudah ditutup Ketua MPR Zulkifli
Hasan. Presiden Joko Widodo dan Wakil Presiden Jusuf Kalla, serta
Presiden RI ke-6 Susilo Bambang Yudhoyono dan Wakil Presiden ke-6
Boediono meninggalkan ruang sidang.
10.55 WIB: Pembacaan
doa oleh Menteri Agama Lukman Saifuddin, yang terpenting ada, “Jangan
ada kesumat dalam hati, pertemukanlah hati kami dan rakyat-rakyat kami.”
10.37 WIB: Presiden
RI Joko Widodo memberikan pidato perdana di awal masa jabatan. Jokowi
memberi penghormatan terhadap presiden serta wapres RI sebelumnya, dan
dia menyebut Prabowo Subianto dan Hatta Rajasa sebagai rekan dan sahabat
baiknya.
“Sumpah memiliki komitmen yang amat dalam untuk bekerja
keras. Ini saatnya kita menyatukan hati dan tangan, melanjutkan ujian
sejarah berikutnya yang mahaberat, Indonesia yang berdaulat politik,
berdikari ekonomi, dan berkepribadian dalam kebudayaan. Tugas mahaberat
ini bisa kita pikul bersama-sama, dengan persatuan, gotong-royong, dan
kerja keras. Persatuan dan gotong-royong adalah syarat untuk jadi bangsa
besar, tak bisa jika terbelah. Kita tidak pernah benar-benar merdeka
tanpa kerja keras. Pelayanan pemerintahan sampai ke pelosok tanah air,
saya mengajak semua lembaga negara untuk melakukan tugas dan fungsinya
masing-masing. Jika semua lembaga negara memanggul mandat. Semua
nelayan, buruh, petani, pedagang bakso, pedagang asongan, sopir,
akademisi, guru, TNI, Polri, kalangan profesional saya menyerukan untuk
bekerja keras, bahu membahu, bergotong-royong karena inilah momen
sejarah bagi kita semua untuk bekerja bersama, untuk bekerja dan
bekerja.”
“Kita ingin juga hadir di antara bangsa-bangsa dengan
kehormatan, martabat, harga diri, ingin menjadi bangsa yang menyusun
peradaban sendiri, menyumbang keluhuran bagi peradaban global. Kita
harus mengembalikan Indonesia sebagai negara maritim, samudera, laut,
dan teluk adalah masa depan kita. Kita telah terlalu lama memunggungi
laut, memunggungi samudera, selat, dan teluk. Ini saatnya kita
mengembalikan jalesveva jayamahe, di laut justru kita jaya.”
“Saudara
sebangsa dan setanah air, kerja besar membangun bangsa tidak mungkin
dilakukan sendiri, tapi butuh topangan kerja bersama, topangan kolektif.
Lima tahun ke depan jadi pertaruhan kita sebagai bangsa yang merdeka.
Saya yakin dengan bekerja kita bisa meningkatkan kesejahtaraan umum,
mencerdaskan kehidupan bangsa, dan ikut menjaga ketertiban dunia. Atas
nama rakyat RI, saya mengucapkan terima kasih kepada kepala negara dan
utusan khusus dari negara-negara sahabat. Indonesia sebagai negara
terbesar ketiga, sebagai negara kepulauan, dengan jumlah penduduk muslim
terbesar di dunia, akan melakukan politik bebas aktif. Pada kesempatan
bersejarah ini, perkenankan saya atas nama pribadi dan Jusuf Kalla
menyampaikan terima kasih kepada Susilo Bambang Yudhoyono dan Boediono
yang telah menyelenggarakan pemerintahan selama 5 tahun terakhir. Saya
mengajak saudara sebangsa dan setanah air mengingat apa yang pernah
disampaikan Presiden Soekarno, untuk membangun Indonesia jadi negara
besar, kuat, makmur, dan damai, kita harus memiliki jiwa cakrawati
samudra. Jiwa pelaut yang berani menghadapi gelombang dan hempasan ombak
yang menggulung. Sebagai nakhoda yang dipercaya, saya mengundang rakyat
untuk naik ke kapal RI menuju Indonesia Raya, kita akan kembangkan
layar dan hadapi ombak. Saya akan berada di bawah kehendak rakyat dan
konstitusi.”
10.31 WIB: Ketua
MPR Zulkifli Hasan berfoto dengan Presiden RI Joko Widodo dan Wakil
Presiden RI Jusuf Kalla untuk menyerahkan berita acara pelantikan. SBY
mengucapkan selamat pada Jokowi dengan sun pipi kanan kiri. Hadirin
dipersilakan duduk kembali. Setelah dilantik, kini SBY dan Jokowi
bertukar tempat duduk. Karena anggota dewan masih bertepuk tangan,
Jokowi pun kembali berdiri untuk berterima kasih.
10.27 WIB: Penandatanganan berita acara pelantikan oleh Presiden RI Joko Widodo, Wakil Presiden Jusuf Kalla, dan pimpinan MPR.
10.25 WIB: Pengucapan
sumpah Presiden Republik Indonesia. Jokowi maju dan membacakan teks,
“Demi Allah, saya bersumpah akan memenuhi kewajiban Presiden RI dengan
sebaik-baiknya dan seadil-adilnya, memegang teguh UUD 1945 dan
menjalankan segala UU dan peraturannya serta berbakti kepada nusa dan
bangsa.”
Pengucapan sumpah Wakil Presiden RI. Jusuf Kalla maju
dan membacakan, “Demi Allah, saya bersumpah akan memenuhi kewajiban
wakil presiden RI dengan sebaik-baiknya dan seadil-adilnya, memegang
teguh UUD 1945 dan menjalankan segala UU dan peraturannya dengan
selurus-lurusnya serta berbakti kepada nusa dan bangsa.”
10.15 WIB: Zulkifli
Hasan menyebut pertumbuhan ekonomi Indonesia sebagai salah satu
pencapaian di era pemerintahan Presiden SBY. Program pemberdayaan dan
UKM menjadi salah satu kunci kesuksesan meningkatnya ekonomi dan daya
beli masyarakat. Pendapatan per kapita rakyat Indonesia juga meningkat
jadi $3475. Indonesia juga berhasil menjadi anggota G20, berarti
Indonesia diakui sebagai kekuatan ekonomi global. Indonesia berdiri
sejajar dan duduk setara dalam negara kekuatan ekonomi besar.
Kebebasan
pers terjaga, stabilitas politik dan keamanan terjaga baik dalam 10
tahun terakhir. Di bidang diplomasi, sejuta lawan tanpa satupun lawan
jadi strategi. Indonesia juga punya keikutsertaan aktif dalam berbagai
forum internasional. “Terima kasih, bapak SBY,” kata Zulkifli Hasan.
10.05 WIB: Ketua
MPR Zulkifli Hasan membuka sidang paripurna MPR untuk memulai
pelantikan. Ia menyebut nama presiden dan wakil presiden Indonesia yang
hadir, termasuk Presiden RI ke-5 Megawati Soekarnoputri, Presiden RI
ke-3 BJ Habibie, Ibu Negara Sinta Nuriyah Wahid, Wakil Presiden Try
Soetrisno dan Hamzah Haz. Zulkifli Hasan juga menyebut Prabowo Subianto
dan Hatta Rajasa. Dari tamu undangan asing tampak PM Australia, Tony
Abbott, Sultan Hassanal Bolkiah, Presiden Timor Leste, PM Singapura Lee
Hsien Loong, PM Malaysia Tun Abdul Razak, PM Papua Nugini, utusan khusus
Jepang, Menteri Luar Negeri Thailand, Wakil Ketua Kongres Republik
Rakyat Tiongkok, Menlu Selandia Baru, Menlu Filipina, Menlu Amerika
Serikat John F Kerry, Menteri Industri Perminyakan Sri Lanka, Menteri
Perindustrian dan Perdagangan Federasi Rusia, Utusan Khusus Pemerintah
Kerajaan Belanda, Utusan Khusus Pemerintah Republik Sosialis Vietnam,
Utusan Khusus Presiden Republik Korea, anggota parlemen dan sekretaris
Menteri Keuangan Kanada.
Zulkifli juga menyebut kesuksesan
pemilu legislatif dan presiden di Indonesia yang sukses serta mendapat
liputan berita internasional. Kehadiran kepala negara tetangga menjadi
buktinya.
10.00 WIB: Presiden
Susilo Bambang Yudhoyono dan presiden terpilih Joko Widodo sudah
memasuki ruang sidang paripurna gedung MPR/DPR. “Indonesia Raya” tengah
dinyanyikan.
09.40 WIB: Prabowo Subianto datang di gedung MPR/DPR dan disambut dengan tepuk tangan. “Pak Prabowo hadir karena menghormati konstitusi,” kata Sekjen Gerindra Ahmad Muzani. Jokowi mengatakan dia hanya sarapan pisang goreng dan jamu.
09.05 WIB:
Selamat pagi! Pesta rakyat sudah menanti untuk menyambut presiden dan
wakil presiden baru. Pada pukul 10.00 WIB nanti, MPR siap menggelar
sidang paripurna pelantikan Joko Widodo dan Jusuf Kalla sebagai presiden
dan wakil presiden 2014-2019. Berikut susunan acara lengkapnya dan ikuti di live blog kami.
0 Komentar:
Posting Komentar
Berlangganan Posting Komentar [Atom]
<< Beranda